Senin, 15 Februari 2016

MIXING: Mengenal Limiter untuk Menghindari Klip

Seringkali kita menemukan sebuah track mengalami audio clip ketika proses mixing. Solusi cepatnya kita bisa saja menurunkan fader volume di panel mixer. Tapi, sekali lagi, suara yang pelan akan tidak terdengar. Lagian, sinyal yang bikin clip hanya segelintir saja.

Bingung? Biar beres, kita kenalan dulu dengan Limiter. Seperti namanya tugasnya adalah membatasi / memberi limit volume bagi track yang diproses. Bisa dikatakan limiter adalah compressor yang memiliki rasio sangat tinggi.

Sabtu, 13 Februari 2016

MIXING: Mengenal Compressor

Ketika melihat tutorial mixing di youtube, seringkali kita mendapati anjuran penggunaan Compressor untuk hasil yang lebih baik. Katanya sih, bagus untuk memperbaiki kualitas mixing sehingga lebih balance/seimbang dan menjadikan hasil mixing lebih menyatu. Tapi, apa sebenarnya Compressor itu? Bagaimana menggunakannya? Lanjut, gan...

Compressor sesuai namanya mengompres suara menjadi lebih stabil/balance. Jadi, seperti halnya anda memegang tombol fader (geseran) volume terus menerus. Jika terlalu keras dikecilkan, jika terlalu pelan, dibesarkan. Dan itu semua otomatis!

Kamis, 11 Februari 2016

MIXING: Mengenal Panning Sebagai Solusi

Pernah kita dengar sebuah lagu seakan gitar A di sisi kiri bersahutan dengan gitar B di kanan atau vokal A di tengah dan back vokal di kanan-kiri. Seakan kita melihat konser orkestra yang yang sangat megah dengan pengaturan letak setiap alat di berbagai sudut. Tetapi benarkah fungsi panning hanya untuk itu? Bisa ya, bisa tidak.

Sebenarnya, Panning berasal dari kata panorama. Panning sebenarnya gambaran yang diperoleh pendengar dari perbandingan seberapa banyak suara keluar dari speaker kanan dan kiri (stereo). Contohnya, jika suara suatu alat musik di kanan dan kiri sama kerasnya, berarti dead-center (di tengah). Jika lebih keras di speaker kiri berarti panning ke kiri sekian persen (ex: L 15 %). Jika suara lebih keras ke kanan dan tidak terdengar sama sekali di kiri berarti dead-right / extreme-right (100% di kanan).


Dalam audio recording panning berarti penyebaran/peletakan suara sehingga masing-masing alat musik memiliki tempat dan ruang tersendiri dan lebih nyaman didengar. Suara instrumen dapat di tempatkan di kiri atau kanan sesuai kebutuhan lagu. Panning dilakukan untuk mendapatkan kesan visualisasi tempat dari mixing kita. Dengan melakukan panning maka kita dapat membuat sebuah panggung bayangan sesuai imajinasi kita.

Berikut tips panning yang umum digunakan untuk tiap-tiap instrumen:

Instrument Posisi Keterangan
Kick Center Tengah untuk mendapatkan sound balance dan punch
Snare Center Instrument yang mengisi ritmik (inti)
Hat Antara L20 sampai L45 Seperti posisi set drum sebenarnya
Toms Mengelilingi Panning masing-masing Tom dari L sampai R, maksimal bernilai 70
Over Head Dead Left dan Dead Right
(ke kanan dan kiri pol)
Sesuai letak Overhead
Bass Center Center  membayangi kick drum
Gitas Elektrik L80 dan R80 2 track yang dipanning secara stereo
Gitar Akustik L50 dan R50 2 track dipanning secara stereo
Piano Bebas Isi kekosongan
String Bebas Atau untuk mengisi posisi yang kosong
Vocal Center King of Song harus di tengah
Teknik panning dari tabel diatas bukan standar, hanya tips dan sering digunakan oleh engineer studio recording, tapi tetap kembalilah ke imajinasi dan kreatifitas anda untuk menentukannya.

CATATAN:
  • Setelah selesai mixing dengan panning, coba dengarkan ulang melalui speaker mono (Klik "MONO" di master track; lihat gambar), apakah masih terdengar atau malah hilang sama sekali? 
 

  • Hati-HATI dengan panning asal-asalan extreme-left/right yang hanya menghasilkan BIG MONO, alias stereo tapi berasa mono!