Kamis, 11 Juni 2020

INTRO TO REVERB

Pernah ga mendengar lagu yang suasasa ruangnya sangat kerasa tapi segalanya masih terdengar jelas dan detail? Kok ga bisa ditiru di mixing kita? Lihat jawabannya di sini.



Apa itu reverb? Reverb adalah kepanjangan dari Reverberation. Artinya adalah suara yang menggema. Tapi awas, echo bukan reverb melainkan berbeda sekali di dunia mixing.

Echo memiliki jarak yang panjang saat menggema dan mengulang suara asli. Seperti halnya kita di puncak gunung berteriak. Maka suara akan memantul kembali sekian detik kemudian. Itulah Echo.

Sementara Reverb adalah ratusan dan ribuan pengulangan suara dengan begitu cepat sehingga terasa menyatu dengan suara asli. Jaraknya biasa dihitung mili sekon.

Dalam reverb ada 3 aspek utama:
  1. Early Reflection - pantulan awal yang terasa dengan jarak 1-30 milisekon
  2. Body - Gema yang terasa dari 30 ms ke atas sesuai selera
  3. Decay - Ujung ekor dari gema yang turun ke bawah sekitar 60db
3 hal inilah yang kita kontrol untuk menentuakan kualitas gema/reverb yang kita buat. Selain itu, ada size, shape, material ruangan yang kita ciptakan dalam gema.

Sekarang kita lihat parameter reverb dalam plugin reverb bawaan REAPER, Reaverbate.
Room Size: Untuk mengatur seberapa besar ruangan yang akan kita buat gemanya
Dampening: Semakin besar dampening, reverb akan dikurangi gemanya sehingga tidak meluber kemana-mana tapi tetap besar
Stereo Width: ke kiri semakin mono, ke kanan semakin stereo
LowPass: semakin ke kiri semakin memotong frekuensi atas
HiPass: semakin ke kanan memotong frekuensi rendah, saran saya gunakan selalu hipass



Share this

0 Comment to "INTRO TO REVERB"

Posting Komentar